jalan yang terbuka

:abmi handayani dan dalih sembiring

aku rindu bau perjalanan
aspal panas yang diterpa terik mentari
bau terbakar
nafas
wangi kulit dan matahari

udara yang menggila
jalan-jalan yang tercetak oleh semesta di kepala

adakah arus itu mengalir membawa kita bertiga?

aku melihat anakku berlari
dengan tawanya yang khas
matanya yang terbuka lebar

aku semakin tahu bahwa kami akan baik-baik saja
terimakasih atas kehadiran kalian berdua
sesama pasangan jiwa
dalam kehidupan yang kesekian
dan yang ke depan

dengan kalian
aku tahu aku tak akan lagi terhenti
tak akan lagi menangis tanpa arti

pelukan dan kata-kata
subuh dan rokok-rokok kretek
selalu saling menguatkan
dalam senyum
tawa dan canda
yang menggila
di teras rumah kita

aku akan selalu menyimpan kalian dalam bahagia

Advertisements

2 thoughts on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s