#30harimenulis

Day 28: Wina, 21 Desember 2012

Tara

Langit akan berubah malam ini. Satu konstelasi tata surya akan berjajar dalam sekian jam. Tara bermalas-malasan di kamar hotel, berbaring dan mengganti channel televisi dengan enggan. Ia tidak pernah suka dengan televisi. Asa sedang menggambar di meja dekat sofa.

Televisi segalanya berisi tentang kiamat. Ia tak lagi percaya berita. Ia hanya merasakan apa yang diciumnya di udara pagi tadi. Ketika ia sedang mencari secangkir kopi dan segelas susu hangat untuk anaknya. Koran-koran walaupun ia tak mengerti bahasa Jerman berbicara demikian, ia bahkan enggan membuka berita di internet. Segalanya sama. Pertaruhan akan kiamat dunia.

Dia tak peduli dimana ia akan mati. Ia mungkin hanya akan memeluk anaknya dan mereka lebur bersama dengan kehancuran dunia ini. Jika segala sesuatu memang akan terjadi. Tirai kamar hotel dibiarkannya terbuka. Tara menatap langit. Mengucapkan selamat tinggal. Dua patah kata, untuk seseorang di kota yang sama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s