Kathmandhu #1: Peri yang Terkurung

:F.V.

Dalam 108 mantra Tara
Aku mendoakanmu di balik selimut malam ini
Dan tak kuasa membendung
Rasa rindu yang tiba-tiba membludak
Dalam doaku padamu

Aku ingin memelukmu malam ini
Berada di sisimu
Dan mengenggam rambut lembut keemasanmu
Lalu berbisik pada cuping telingamu bahwa segalanya akan baik-baik saja

Aku membayangkan raut wajahmu
Bahkan jika aku menemukanmu
Aku tak dapat menyentuhmu
Dan mungkin kata-kata cinta
Yang mulai terucap
Hanya akan membekas di udara
Dalam jarak mata dan hati kita

Pada Tara
Aku bersimpuh pasrah
Agar ia menjagamu di tanah ini
Di negeri sejengkal karma
Agar penderitaanmu lekas terangkat
Dan kau tengah membayar apa yang harus dibayar

Aku tak mengerti dan tak mencoba mengerti apa yang tengah kita mulai
Dan bekas pelukan di pintu taksi seolah tak cukup
Menjelaskan sekian perasaan dan pengalaman singkat kita bersama

Aku mencoba tidak lagi diam
Dan untuk menggapaimu malam ini
Ini adalah sebuah usaha untuk mulai menuliskan sebuah surat dengan penuh cinta

A
Kathmandhu, 23 Mei 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s