Pagi Yang Gelap

mungkin begini
di suatu pagi yang gelap
aku tak lagi menemukan
bau matahari

seperti bilangan
aku tak lagi genap

memori terkadang jauh
namun juga jatuh

aku teringat suatu pagi yang lain
dalam sengatan dinginnya
udara pegunungan

tak ada bau matahari

setiap bunyi lonceng doa
panggilan terompet panjang
bergema
di vihara-vihara

pada garis tangan
segalanya membelah
pada setiap cabang

dalam nafasku sendiri
segelap apapun pagi
mungkin jalan yang ganjil
adalah sesuatu yang akan menggenapi

dharamsala – lasem – jogjakarta 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s