jika sekian malam yang telah jatuh, aku tetap menemukan diriku meringkuk dalam lindungan dadamu. apakah jiwa ketika kita berdua menjadi bentuk yang saling melengkung, mencari kaitan yang tak memisahkan diri kita lagi.

aku tak ingin lagi takut, untuk kehilanganmu. ketika aku selalu membauimu kemanapun aku pergi, selalu membawamu bersamaku. hingga tak lekang waktu.
rasa abadi inilah yang selalu mengisi jiwa. hingga tak ada sesuatu pun yang pergi dariku.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s