peminum api

aku belajar meminum api dalam kegelapan. seharusnya kau menyadari arti namaku sebelum kau mengenalku. terbiasa dengan bau tubuhku. atau bisikanku malam-malam. aku yang selalu meninggalkan. mendepak isi kepalamu hingga semuanya sudah terlambat. kau bahkan tak sempat meraih ujung ranjang. atau berteriak. ketika api dalam tubuhku telah perlahan merayap dan membakarmu. kuat-kuat. kau bahkan tak kuasa mencengkram udara.

jika kematian semakin dekat, akulah sang malaikat maut yang dikabarkan dalam kitab-kitab. yang bisa secara cepat mencabut hatimu bagai kilat dan meninggalkanmu dalam rasa dada yang menghampa selamanya. hingga putaran ribuan karma. kau tak akan sanggup untuk tak menyebutkan namaku di neraka.

aku masih sekejam segala yang purba. menyiksa dirimu dengan cara-cara lama yang sudah terlampau kau ketahui dan kau terjebak selalu. kesalahanmu yang hanya satu. menantangku meminum api ketika kau tahu aku adalah api itu sendiri. kau sudah kalah ketika gelas-gelas sloki habis ditaruh di atas meja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s