sejauh mana kehidupan berjalan
dan bertahan
melewati undak-undak berbatu
dan menjaga diri untuk tidak terantuk

sejauh mana tubuh
bertahan menghadapi luka
dan menyembuhkan dirinya sendiri
bagaimana waktu terlewati dan jejak guratan itu tetap membekas
tak terhapus

kata-kata maaf
dendam yang terlepas
tangis yang pecah
amarah yang terlontar
bagi hidup tidak ada yang sia-sia

dan semua keputusan menjadi sejarah
serta karma
yang menjadi
terulang
dan terhapus

begitu panjangkah segalanya menuju darma?

proses adalah sebuah perdamaian dengan diri
setelah sekian pertikaian
permusuhan
dan penyelesaian

kemanapun diri ini melangkah
memori hitam
dan memori putih
serta abu-abu
‘kan mengiringi
dan menjadikan pelengkap derita bahagia

hingga suatu hari kosong
dan diam selamanya