pembicaraan dalam selintasan gelas teh

:orang-orang yang dianggap purba dan tidak laku

kita seperti sedang menghidupkan mumi yang sudah lama mendekam iseng sendiri di sebuah makam yang sudah teramat tua dan purba. jangan pernah bertanya kenapa dan kapan kita kehilangan arah? kita sedang menyelusuri semua jejak yang masih terekam dan tercecer di antara sejarah bangsa kita. seseorang pernah bilang kita akan menjadi bangsa yang besar, tetapi nasionalisme saat ini serupa nasi yang kemudian menjadi tai*

mengapa masih ragu ketika melihat piramida yang sudah kuno dan mapan membusuk itu. ayo hancurkan, hancurkan!!

-kantinbonbinsastraugm

*dikutip dari salah satu puisi Wiji Thukul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s