VIII.
lalu dari hujan dimulailah itu semua. kau menjelma dari sesuatu yang kemudian aku benci namun tidak bisa kupungkiri, pada akhirnya kau akan melebur ke dalam semua bulir-bulir air di sekitarku. kau tiba-tiba besar dan tumbuh bersamaku.

aku melihat ada setan di wajahmu. aku melihat kegelapan di semua sosokmu. muncul ketika temaram lampu menerpa sekujur badanmu. dengan air, api dan tanah. lalu segala wewangian yang kau simpan di tas besarmu. juga foto-foto. juga buku. bukuku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s