V.
begitu saja runtuh dan terhenti, kita runtuh di depan diri kita masing-masing. benar-benar sepasang cermin yang retak, tidak sempurna dan hanya mengulang imaji-imaji yang sama. puluhan sudah berakhir, sekian hari sudah berakhir, tetapi baumu menyentuh ulang benda-benda yang kupegang, benda-benda yang begitu dekat denganku. ini pengkhianatan terhadap wewangian, terhadap kuasa dan kendali yang sedang kulakukan.

seolah-olah schizophrenia memenuhi ruang, membuat dua luka besar yang begitu parah di jaringan otak, sehingga pengkhianatan tidak dapat dihindarkan. aku sudah menduga itu yang akan keluar dari berbagai mulut dan kepala. bagiku pengkhianatan terkadang menjadi sesuatu yang teramat manis. karena memang benar, kesetiaan adalah sesuatu yang kurang meyakinkan.

ada sesuatu yang menutup hari dan membuatnya tidak pernah selesai. dan itu sosokmu, yang benar-benar menghilang kembali dalam kegelapan. kau benar-benar laki-laki hitam kelam dan tidak pernah terpegang. luruh dalam genggaman jemariku. benar-benar luruh dan runtuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s