entah jarum jam yang berusaha menggodaku sedemikian rupa, ataukah menunggumu yang membuatku menjadi sama gelisahnya. sejenak aku berhenti pada lagu yang dimainkan oleh seorang pengamen di bis yang sedang berjalan, sejenak lagi berhenti pada lagu yang sama dinyanyikanmu persis satu sentimeter di telingaku suatu malam. lalu apa yang akan menunggu di belantara yang memang bukan kota kita itu?