teringat aku pada gesekan sebuah biola tua, kayunya sedikit lapuk tetapi masih menawan menggoda. teringat aku malam yang dingin itu dimana kubaringkan lelap pada bangku-bangku keras dekat pendopo itu. teringat aku malam terakhir yang kita habiskan bersama dalam gelap, kita yang saling mencari sesuatu itu.

tangan dimana-mana. dimana-mana tangan.

apakah kau lihat yang aku lihat di saat-saat potongan peristiwa melintasi mata, seperti frame-frame dari film terakhir yang kutonton di bioskop. masih ingatkah kau?

tulis ketik tulis ketik tulis ketik
waktu dimana waktu kemana waktu
beri aku satu detik yang diam berabad
biar terangkum semua dalam kata serta huruf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s