inilah bentuk kegilaanku yang kutumpahkan pada halaman-halaman hitam dan tinta-tinta merah merana, karena kata-kata memenuhi semua relung kepalaku, dari sela gigi sampai pojokan liang telinga, kata-kata yang melesak meruak dan tumpah ruah pada tuts-tuts keyboard ataupun bolpen-bolpen hitam. semuanya demi pembelaan sepotong bibir kelu dan sepasang mata sendu dan hati yang terlena, satu jiwa yang sedang menghancurkan kesemuan-kesemuan di muka. sebuah kebebasan yang tak butuh kepemilikan, di antara helai-helai daun cintaku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s