leherku sakit

tidak panas tidak juga dingin

tersedak

terlesak

hanya karena tangan-tangan kecil

menengadah

begitu kecil

begitu mungil

anak-anak negeri ini

dunia ini sudah tua

anak-anak ini setua itukah sekarang?

seperti pengamen-pengamen dengan gitar kayu

dalam lajunya bis kota

juga dalam tanah pengusuran-pengusuran rumah kaum yg dipinggirkan

kami adalah debu

manusia adalah debu

debulah semua ini dalam udara-udara yang pekat

inilah ibukota

inilah ibukota

kadang aku ingin menjadi buih-buih air yang terus mengalir

di sungai-sungai dan menuju laut

lautku

lautmu

sekarang menjadi laut yang sudah hilang

mungkin habis ditelan nafsu

dimanakah kita

firdaus

kau adam dan aku hawa

aku adam dan kau hawa

seperti permulaan

dan seperti akhir

disini akhir

dan disini jugalah mula

dan terseretlah langkah kita masing-masing

seperti jejak-jejak di gurun pasir

yang selalu hilang ditiup angin…