di mejaku aku termanggu

menatap layar kosong

dengan kata-katamu yang tak juga kumengerti

sejak kapankah aku melukis itu semua pada jiwamu

yang sekarang kita merasa sama-sama kehilangan

dan waktu kian membunuhku

berkali-kali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s