kita merajut mimpi-mimpi, dalam jalinan jaring-jaring kosong tanpa sang laba-laba. tapi kau dan aku sadar, bahaya itu masih ada dan kita hidup dalam sebuah negeri mimpikah? mungkin karena kesadaran itulah kita berdua masih berjalan di jalur yang sama untuk tujuan yang juga kurang lebih sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s