ibu,
mungkin aku tak akan pernah mengerti
bagaimana kami semua adanya
yang sekali tenang
dan sekali mengamuk

mungkin aku tak akan pernah mengerti
kelaparan di negeri ini
lapar yang tak berujung
dan haus yang tak terhapuskan

mungkin aku tak akan pernah mengerti
kenapa parang melayang
di antara saudara dan kawan
hanya karena adanya perbedaan

ibu, oh ibu
mungkin aku tak akan pernah mengerti
mengapa aku melihat hari tanpa rasa ngeri
mata dengan tatapan kosong
menunggu harap yang tak kunjung datang

ibu, aku tak juga mengerti
mengapa tenangnya pelukanmu tak kunjung datang
dan mata ini selalu mengalir
melihatmu ibu(pertiwi)…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s